Menerjang
teriknya mentari diujung pagi
Membimbing
kaki ini melangkahkan nurani
Meskipun
telapaknya perih kadang tertusuk duri
Namun Nurani
tak akan pernah mati
Melayang selendang pencari rizki
Tangannya gemulai mengayun
jemari
Diiringi gamelan tua ajak tuk
menari
Dengan wanita tua yang setia
bernyanyi
Dari jauh.....
Berjalan payah paruh baya
Dengan Pakaian
coklat lusuh penuh noda
Dengan pasrah
sandarkan diri diujung senja
Lalu Beranjak
Pelan menuju do’a
Dia lepaskan pakaian lusuhnya
dan segera berganti
Dengan Pakaian putih bersih nan
suci
Walaupun bukan nampak oleh mata
Namun selalu nampak suci dalam
jiwa
Dengan senang
gembira dia menuju surau
Wajahnya
tenang laksana tanpa beban
Dengan senyum
sumringah haturkan salam
Seorang paruh
baya hamba Tuhan
Lanner_04


